Adalah sebuah konsep masyarakat yg berpusat pd manusia dan
berbasis teknologi. Pada era ini, masy diharapkan mampu menyelesaikan berbagai
tantangan dan permasalahan sosial dgn memanfaatkan berbagai inovasi yg lahir di
era revolusi industri 4.0 utk meningkatkan kualitas hidup manusia. menekankan
pada pendidikan karakter, modal, dan keteladanan. tantangan menuju indonesia
emas adalah kesenjangan ekonomi, ketimpangan dalam pendidikan dan meningkatnya
intoleransi di indonesia.
ATHGR : ancaman, tantangan, hambatan, gangguan, rintangan
Kejahatan yang di mungkinkan di masa depan :
1. kesehatan
2. computer
3. hiburan
4. budaya
5. kota
6. lingkungan dan iklim
Manfaat kuliah sambil bekerja:
1. memperbesar peluang sukses
2. menambah wawasan
3. memperluas networking
4. melatih kemampuan time management
5. menentukan skala prioritas
6. melatih kesabaran dan emosi
7. melatih leadership dan teamwork
Mahasiswa sebagai generasi penerus
1. berkontribusi untuk masyarakat
2. bersikap dan berperilaku disiplin
3. ikuti prinsip dasar hidup yang benar
4. taat hukum (nilai etika, jujur, dan integritas)
5. tanggung jawab
6. kedepankan kepatuhan pada aturan dan hukum masyarakat
7. hormati hak orang
8. bekerja keras, tepat waktu dan tidak menyalahkan orang lain
Kamtibmas
suatu kondisi dinamis masyarakat sbg salah satu prasyarat
terselenggaranya proses pemb nasional dim rangka tercapainnya tujuan nasional
yg ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum, serta
terbinanya ketentraman yg mengandung kernampuan membina serta serta mengembangkan
potensi dan kekuatan masy dim menangkal, mencegah, menanggulangi segala bentuk
gar hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yg dpt meresahkan masyarakat.
Nomor 2 Tahun 2002
Penyampaian pendapat di muka umum
1. PENYAMPAIAN PENDAPAT DI MUKA UMUM
adalah penyampaian pikiran dengan lisan, tulisan, dan sebagainya
secara bebas dan bertangggung jawab di hadapan orang banyak, atau orang lain
termasuk juga di tempat yang dapat didatangi dan/atau dilihat orang sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
2. UNJUK RASA
adalah kegiatan yg dilakukan oleh seorang atau lebih untuk
mengeluarkan pikiran dengan lisan, tulisan, dan sebagainya secara demonstratif
di muka umum.
3. MIMBAR BEBAS
adalah kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan
secara bebas dan terbuka tanpa tema tertentu.
4. ANARKIS
tindakan yang dilakukan dengan sengaja atau terang-terangan oleh
seseorang atau sekelompok orang yang bertentangan dengan norma hukum yang
mengakibatkan kekacauan, membahayakan keamanan umum, mengancam keselamatan
barang dan/atau jiwa, kerusakan fasilitas umum atau hak milik orang lain.
Bentuk kegiatan penyampaian pendapat dimuka umum meliputi
1. Unjuk rasa atau demonstrasi,
2. Pawai;
3. Rapat umum,
4. Mimbar bebas,
5. Penyampaian ekspresi secara lisan, aksi diam, aksi teatrikal,
dan isyarat
6. Penyampaian pendapat dengan alat peraga, gambar, pamflet,
poster, brosur, selebaran, petisi, spanduk,
7. Kegiatan lain yang intinya bertujuan menyampaikan pendapat di
muka umum
Peran Mahasiswa Dalam Menjaga Ketertiban Masyarakat
1. menjunjung keakraban, toleransi dan menghormati hak-hak
sesama mahasiswa maupun masyarakat di internal maupun
eksternal kampus.
2. menginformasikan ke dekan/rektor secara berjenjang apabila
ada indikasi yang akan mengganggu ketertiban kampus.
3. peduli untuk menjaga lingkungan, maupun sarpras yang ada di
kampus.
4. menginisiasi atau memotivasi ukm-ukm untuk menyelenggarakan
giat-giat yang bernuansa kepedulian sosial di lingkungan maupun luar kampus.
5. memberitahukan kepada aparat kepolisian apabila akan
menyelenggarakan penyampaian pendapat di muka umum maupun bentuk lain yang
melibatkan masyarakat luar kampus.
6. berpartisipasi aktif mengamplifikasi pesan kamtibmas di media sosial maupun mainstream.
Materi 2 : Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri
Pemateri : PROF. DR. ENG. SURIPTO DWI YUWONO, S.SI., M.T. (WAKIL REKTOR BIDANG AKADEMIK)
Milestone
of Unila’s Development
2022–2025
Strengthening research-based learning in the framework
developing regional and international competitiveness
2026–2030
Strengthening Innovation-Based Research
2031–2035
Strengthening of research university and initiating
entrepreneurial university
2036–2040
Strengthening entrepreneurial university
2041–2045
Steady phase as entrepreneurial university
upaya universitas lampung dalam bertransformasi : unila harus berada di kancah internasional. unila merupakan member daru AACSB, EFMD GLOBAL, AUN-BE, ASEAN UNIVERSITY NETWORK, AUN-QA
Internasional
Accreditation for Study Programmes at Unila
· 1 study programme has been
accredited by RSC (Kimia, FMIPA)
· 15 study programmes has been
accredited by ASIIN
· 14 study programmes has been
accredited by FIBAA
Featured Strategy PF
Rector (2023-2027) – BE STRONG
B -Business Sector,
Finance, Investment and Assets
E -Empowerment of Human
Resources
S -Services for
Community
T -Teaching
R -Research
O -Organizational
Partnerships
N -Network
Infrastructure
G -Good University
Governance
Facilities
1. Library
2. Laboratory
3. Integrated Laboratory and Innovation Center
4. Sport Facilities
5. Student dormitories, etc.
akan berdiri rumah sakit universitas lampung (RSPTN Universitas
Lampung) dan Integrated Funded by ADB
Pada prosesnya proses transformasi pendidikan perguruan tinggi
tergantung pada mahasiswa dan dosen.
Sambutan oleh Walikota Bandar Lampung
1. Jadikan PKKMB untuk mahasiswa baru sebagai wahana untuk memahami kegiatan kampus sebagai lingkungan akademik.
2. Jadikan PKKMB bagi mahasiswa baru sebagai forum untuk meningkatkan wawasan baru dalam pengawasan saran akademik yang berasal dari kampus secara maksimal.
3. Memberikan pemahaman rentang wacana kebangsaan serta pendidikan yang mencerdaskan mahasiswa dengan nilai nilai kemanusiaan.
4. Mempersiapkan mahasiswa agar mampu belajar di Univeristas Lampung serta memamatuhi norma-norma di kampus. “Saya harap anda dapat memberikan gagasan dan inovatif untuk memecahkan permasalahan di Kota Bandar Lampung. Gunakan masa-masa perkuliahan ini untuk menggembangkan diri,berorganisasi, berinteraksi dengan masyrakat kesempatan berkuliah untuk keluar dari zona nyaman, dan menjadikan setiap tantangan sebagai peluang utuk belajar, untuk menjadikan Bandar Lampung menjadi kota metropolitan yang maju, sejahtera dan menjadi kebanggan kita semua.”
Materi 3 : Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Pemateri : BRIGJEN TNI HARYANTANA S.H (KOMANDAN KOREM 043 GATAM)
3 unsur wawasan kebangsaan
rasa kebangsaan, paham kebangsaan, dan semangat kebangsaan.
Dari keragaman indonesia, jangan
sampai ada yang di rebut negara lain. kita harus mempunyai rasa cinta dan rasa
ingin memiliki bangsa adan negara. khususnya mahasiswa harus mempunyai rasa
cinta dan kebangsaan supaya bangsa kita tidak runtuh. sejarah bangsa sangat
sulit untuk merebut kemerdekaan, bangsa indonesia adalah bangsa yang kaya dan
merdeka tentunya kita harus mempunyai dorongan dan motivasi sehingga kita
antusias untuk berbuat sesuatu untuk bangsa dan negara.
beberapa ancaman saat ini :
1. radikal, intoleran dan terorisme
2. gerakan separatis
3. tauran pelajar
4. narkoba, sex bebas, pergulan bebas
5. masalah demografi (pertumbuhan penduduk yang sangat cepat
yang tidak di imbangi dengan pemerataan)
KEHILANGAN JATI DIRI menyebabkan NASIONALISME TERKIKIS
•
menurunnya
rasa cinta tanah air
•
menurunnya
rasa rela berkorban
•
menurunnya
rasa tidak mengenal menyerah
•
menurunnya
pemahaman terhadap pancasila
•
hilangnya
kemampuan bela negara
•
tujuan
hidup jelas
•
kerja
keras untuk masa depan
•
gali
potensi diri
•
berani
berkompetisi secara sehat
•
taat
aturan
•
cintai
bangsamu
•
mau
berkerja sama & menghargai perbedaan
•
tenang
disegala situasi dan kondisi
•
mampu
melihat perspektif orang lain
•
empati
terhadap kondisi sekitar
•
up
to date
Tujuan utama berbangsa : untuk kepentingan nasional. dari
wawasan kebangsaan kita bisa menghadapi ancaman di era globalisasi yang dapat
membahayakan kedaulatan bangsa dan negara. kita harus mengenal negara kita,
setelah itu mengenal dunia secara luas. suatu generasi bangsa yang mempunyai
wawasan kebangsaan, akan menentukan bangsanya.
Jenis ancaman : militer, non-militer, hibrida.
0 Komentar